Pembentukan Forum Komunikasi Remaja Masjid (FKRM) Kecamatan Bangodua

Kecamatan Bangodua – Pembentukan Forum Komunikasi Remaja Masjid (FKRM) Kecamatan Bangodua di aula kantor kecamatan Kamis ( 29/09/2022) hadir dalam kegiatan tersebut  Camat Bangodua, Raden Mas Wahyu Adhiwijaya, S.STP., M.Si. Kasi Kesos ,Kastimantoro, SIP.  ketua DMI ( Dewan Masjid Indonesia ) kec Bangodua , MUI Kec Bangodua ,. MUI Tingkat Desa, Ikatan Remaja Masjid , Ketua DKM se Kec Bangodua .

Disampaikan oleh Camat Bangodua Raden Mas Wahyu Adhiwijaya, S.STP. M.Si.berharap agar Pembentukan Forum Komunikasi Remaja Masjid (FKRM) Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu membangun ukhuwah selain beribadah, bagi umat islam.“Harapan besar saya setelah para pembentukan Forum Komunimasi Remaja Masjid (FKRM) Kecamtan Bangodua, saudara semua dapat menjadi media menjalin ukhuwah islamiah.

Selain itu pengurus mampu mendorong kemajuan dan kualitas masjid, selain sebagai tempat ibadah sebagai sarana pendidikan, pembinaan akhlak remaja dan anak. Termasuk di dalamnya upaya pengumpulan zakat, infak dan sedekah tentunya menciptakan generasi emas yang cerdas dan penuh prestasi berakhlak mulia. Kita membutuhkan generasi milenial yang berperilaku religius dalam hidup bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Hut Kabupaten Indramayu 495 Gelar Kirab Pusaka di Kecamatan Bangodua

kecamatan Bangodua –

Kirab Pusaka menjadi salah satu kegiatan yang sakral khususnya bagi masyarakat di Kabupaten Indramayu Jawa Barat Selasa (27/9/2022). Dimana sejumlah senjata pusaka milik pendiri Indramayu Raden Bagus Arya Wiralodra dan para leluhur lainnya diarak mengelilingi seluruh wilayah Bumi Wiralodra.Di antaranya ada Gagak Winangsih yang merupakan lambang pertama Indramayu, senjata Wiralodra Cakra Udaksana Kiyai Tambu, dan lain sebagainya.

Dalam Rangka Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Indramayu yang ke-495 Tahun 2022.Kirab Pusaka Kabupaten Indramayu datang di Kantor Kecamatan Bangodua, kemudian di Sambut oleh Camat Bangodua Raden Mas Wahyu Adhiwijaya S.STP M.Si.beserta , Kapolsek Tukdana, Danramil 0616 Bangodua,UPT/UPTD se Kecamatan beserta seluruh Karyawan/Karyawati dan  Kuwu se Kecamatan Bangodua beserta Pamong Desa.Kemudian dilanjutkan lagi Kirab Pusaka Kabupaten Indramayu menuju ke Kantor Kecamatan Tukdana.

PRODUKSI TELUR ASIN SPESIAL DENGAN TELUR ASLI BEBEK PANGGONAN DI DESA WANASARI

kecamatan bangodua – di desa wanasari selain ada kerajinan wayang kulit ada juga produksi telur asin yang diproduksi dirumah . Dalam kesempatan siang tadi pemilik produksi telur asin menjelaskan secara detail cara pembuatan telur asin kepada kasi tata pemerintahan dan juga kasi PMD , pemilik juga menjelaskan bahwa telur asin yang diproduksinya dari telur bebek pangonan . Dan pemilik juga menjelaskan Harga dari telur yang diproduksinya yaitu dari harga Rp.2.500 – Rp.3000 ribu rupiah. pemilik telur asin juga menjelaskan proses pembuatan telur asin dengan abu gosok kepada kasi tata pemerintahan dan juga kasi Pmd dengan detail .

Alat dan bahan:

  • 10 butir telur bebek bahkan lebih tergantung yang akan dijual misal 100 butir bahkan lebih
  • Abu gosok setengah ember atau 1 kg
  • 100 gram garam dapur
  • Air secukupnya
  • 1 buah ember

Cara membuat:

1. Siapkan ember plastik, amplas, panci, alat pengaduk, dan wadah penyimpan telur.

2. Siapkan air ke dalam ember plastik untuk mencuci telur.

3. Cuci bersih telur bebek yang masih mentah. Untuk mempermudah membuang kotoran di kulit telur. Kamu bisa menggunakan bantuan sikat gigi.

4. Setelah telur bersih, lap dan keringkan telur.

5. Gosok telur dengan amplas agar pori-pori di kulit telur terbuka. Tujuannya adalah untuk membuat adonan garam meresap ke dalam telur.

6. Buat campuran untuk mengasinkan telur dengan cara mencampur abu gosok merah dengan perbandingan 1:1.

7. Campur dengan air hingga menjadi pasta.

8. Baluri telur bebek dengan adonan kira-kira setebal 1-2 mm.

9. Simpan telur dalam wadah selama 15-20 hari. Semakin lama telur disimpan, rasanya akan semakin asin dan lezat.

10. Setelah dirasa cukup waktu disimpan, bersihkan telur kemudian masak dengan cara dikukus atau direbus.

11. Telur asin siap dihidangkan.

 

 

PRODUKSI RENGGINANG DI DESA MALANGSARI

 

PRODUKSI RENGGINANG DI DESA MALANGSARI

Rengginang merupakan makanan tradisional berbahan dasar nasi atau beras ketan , biasanya cemilan ini mudah dijumpai saat lebaran idulfitri maupun acara-acara pesta pernikahan . Dengan rasanya yang gurih dan renyah memang bikin ketagihan ya good people .

Tahu tidak good people produksi rengginang juga ada juga loh di desa Malangsari , produksi rengginang yang gurih dan renyah ini ada di desa Malangsari Rt. 09 Rw.03 . Produksi rengginang milik bu mutarih dikenal rasanya renyah dan gurih dengan harga 10 ribu dapat 1 kantong plastik lumayan besar good people .

Bu mutarih menjelaskan tentang cara membuat rengginang agar renyah dan gurih dan tidak keras dan bu mutarih juga menjelaskan sampai ketahap proses kemasan rengginang . ( 21 -09 -2022 )

PRODUKSI JAMUR TIRAM DIDESA MALANGSARI

PRODUKSI JAMUR TIRAM DESA MALANGSARI

Kecamatan Bangodua – Kasi Tata pemerintahan dan juga Kasi PMD Melakukan survei yang dimandatkan oleh CAMAT BANGODUA RM.WAHYU ADHIWIJAYA , S.STP.,M.SI , kasi tata pemerintahan dan juga kasi pmd mensurvei di desa malangsari , dalam kunjungan ya kasi tata pemerintahan dan juga kasi Pmd melihat Produksi Jamur Tiram . Jamur tiram yang di produksi oleh bapak Saiful , produksi jamur tiram ini keberadaannya di desa malangsari RT. 13 Rw.04 .

Pak saiful menjelaskan tentang produksi jamur tiram

Proses Produksi (Budidaya) Jamur Tiram diantaranya yaitu :

Pengumpulan Bahan-Bahan dan Peralatan. Bahan-bahan: serbuk kayu, dedak padi/bekatul, tepung jagung, dolomit/kapur, gips dan air. Peralatan: plastik baglog, cincin paralon, tali plastik, kapas, plastik penutup baglog, cangkul, sekop, ayakan, plastik terpal, dan sterilizer.
Pengayakan Serbuk Kayu, perlu dialkukan untuk menghomogenkan ukuran serbuk kayu dan untuk menyaring adanya serpihan-serpihan tajam yang dapat merobek plastik pembungkus media.
Pencampuran Bahan-Bahan, pertama-tama bahan-bahan dicampur/diaduk secara merata, setelah itu ditambahkan air bersih, diaduk kembali hingga merata. Jumlah air cukup ditandai dengan cara menggenggam campuran media, tidak terlalu basah (tandanya air merembes), tidak pula kurang (tandanya dapat dilihat bila digenggam kemudian dilepas gumpalan media langsung “pecah”)
Pengomposan (1-3 hari), langkah ini perlu dilakukan untuk “melunakkan” media, analoginya seperti mengunyah makanan dengan gigi dan ludah sebelum masuk ke lambung, sehingga bibit jamur lebih mudah “mencerna” media tersebut. Dibiarkan aja sebenarnya bisa (48 jam maks) namun untuk mempercepatnya dapat dilakukan dengan cara menambahkan 0,1% b/v larutan EM4 murni (tanpa diencerkan) ke dalam air sebelum media diaduk (langkah 3).
Pembuatan Baglog, media dimasukkan ke dalam plastik PP yang agak tebal, dipadatkan dengan botol atau kayu tumpul, diikat erat dengan tali plastik.
Sterilisasi Baglog, dengan cara mengukusnya dalam drum yang dimodifikasi selama 8 jam. Lebih bagus lagi dengan alat sterilizer yang dibuat khusus yang terbuat dari tembok.
Pendinginan Baglog, proses pendiginan agak lama, atau biarkan selama satu malam.
Penanaman (inokulasi) Bibit Jamur, proses ini dilakukan di ruangan yang bersih dan tertutup. Setelah bibit diinokulasi kira-kira satu sendok makan penuh untuk 1,5 kg media, ujung baglog dipasang cincin paralon (pvc) atau dari bambu (diselipkan ke ujung plastik) kemudian disumbat dengan kapas baru, diikat dengan karet gelang.
Inkubasi Baglog, baglog disimpan di ruang inkubasi selama 40 hari, atau setelah media ditutupi miselium jamur secara utuh.
Pembukaan Baglog, ujung baglog dipotong persis di bawah cincin, kemudian baglog tersebut diletakkan dalam rak inkubasi. Proses perawatan dilakukan dengan cara menjaga suhu dan kelembaban ruangan inkubasi. Setiap pagi dan sore sebaiknya disemprotkan air bersih ke dalam ruangan, jangan menyemprot langsung ke media, karena kalau kelebihan air, media bisa busuk.
Pemanenan Jamur, setelah satu minggu (paling lambat dua minggu) media sudah ditumbuhi jamur tiram. Pemanenan kedua (bisa sampai empat kali panen) pada media yang sama biasanya lebih cepat. Indikator media yang bagus menghasilkan jamur sebanyak 30-50% dari berat media awal.
Pengemasan Produk, jamur dibersihkan dari kotoran-kotoran (sisa media) yang melekat, dikemas dalam plastik, udaranya dikeluarkan dan di-seal menggunakan vacuum sealer. Ketahanan jamur segar yang di-vacuum di udara terbuka yang bersih biasanya 3-5 hari, tanpa vacuum 2-3 hari, di lemari pendingin (cooler) 10-15 celcius, yang di-vacuum bisa bertahan hingga tiga minggu. Tanda-tanda jamur yang tidak segar lagi, terlihat layu, berair, warnanya menguning.

Pak saiful juga menambahkan bahwa Budi daya jamur tiram ini tidak terlalu sulti atau tidak membutuhkan keahlian khusus, yang paling penting diperhatikan adalah kebersihan rumah produksi, proses sterilisasi, kondisi suhu dan kelembaban. Pak saiful juga menjelaskan harga jamur tiram setegah kilo dengan harga 10 ribu . Rabu ( 21 – 09 – 2022 )

Untuk pemesanan jamur tiram bisa menghubungi nomor 087887695709 ( pak saiful )
Alamat : desa malangsari Rt.13 Rw.04 kecamatan bangodua kabupaten indramayu

KERAJINAN WAYANG KULIT YANG ADA DI DESA WANASARI

Kecamatan Bangodua – Kerajinan wayang kulit yang masih dilestarikan didesa wanasari oleh pemuda bernama adi kusuma , pemuda asal desa wanasari pembuat wayang sekligus dalang wayang termuda loh good people di desa wanasari . keberadaan wayang kulit biasa nya di gandrungi oleh kalangan tua saja tapi tidak dengan pemuda asal desa wansari ini , adi kusuma ingin melestarikan budaya khas indonesia yaitu wayang kulit . adi kusuma mengatakan kepada kasi Tata pemerintahan dan juga kasi pmd bahwa ketertarikannya pada kesenian wayang kulit sejak kecil . menurut adi kusuma wayang kulit merupakan kekayaan budaya indonesia yang patut dilestarikan agar tidak musnah digerus zaman yang modern . adi kusuma menjelaskan tentang filosofi tentang wayang bahwa wayang kulit salah satu kesenian tradisional jawa yang paling terkenal adalah wayang kulit. Bukan hanya sebagai tontonan yang menarik ternyata wayang kulit juga menyimpan makna yang begitu dalam , sehingga bisa kita jadikan pelajaran ataupun tuntunan. adi kusuma menjelaskan hingga detail makna dibalik kesenian jawa yaitu wayang kulit


Dalang

dalang dalam pergelaran wayang kulit adalah yang mengatur jalannya sebuah cerita atau lakon. Tanpa dalang, wayang tentu tidak akan pernah bisa mainkan.

Dalang di ibaratkan sebagai sutradara kehidupan (Tuhan) yang mengatur sifat, hidup, mati, serta kelakuan dari tokoh kehidupan(makhluk).

secara bahasa , kata dalang merupakan pengalihan dari bahasa Arab yaitu “Dalla”, yang berarti “Menunjukkan”. “Man dalla ‘ala al-Khairi Kafa’ilihi,” barang siapa menunjukkan dan mengajak pada kebaikan, maka (pahalanya) laksana pelaku kebaikan tersebut.

Beber atau layar putih

Beber adalah penggambaran dari bumi yang pada awal penciptaanya masih suci sebelum dihuni oleh makhluk apa pun. Namun, ketika makhluk sudah memasuki bumi, maka bumi secara perlahan akan tercemari oleh kelakuan dan watak dari makhluk itu sendiri.

Itulah yang akan menjadikan penilaian bumi hitam atau lembah hitam dan putih. Akan tetapi di akhir cerita, beber pun akan kembali putih . Ini mengibaratkan bahwa kelak makhluk apapun yang ada di bumi ini akan diluluh lantakkan dari atas bumi ini sehingga beber akan kembali putih seperti sedia kala

Kelir (batang pohon pisang)

kelir ibarat sebuah raga yang dihuni oleh jiwa yang berbentuk wayang. Kelir tidak akan berguna tanpa adanya wayang yang ditancapkan.

Kelir hanya digunakan ketika wayang dipentaskan di atas beber, dan ketika wayang sudah tidak di pentaskan, maka kelir akan dibuang ke tempat sampah.

Makna filosofinya adalah;

Raga hanya akan berguna ketika jiwa masih menancap.namun ketika raga sudah tidak ada jiwanya , maka seakan raga sudah tidak lagi berguna

bentuk wayang sangatlah beragam . Ada yang bagus, menyeramkan, dan ada juga yang lucu. Namun, ketika wayang dipentaskan, wayang mempunyai dua sisi pandang.

Pertama : wayang yang dipertontonkan merupakan sebuah wayangan (bayangan) belaka
kedua : wayang yang aslinya tetap dipegang oleh dalang.

Hal ini pengibaratan dari jiwa makhluk yang selalu mempunyai dua sisi yang berbeda, ada yang dipertontonkan kepada makhluk lain dan ada juga yang tidak (sirri), namun pada intinya selalu digenggam oleh sang ‘dalangnya

Blencong (lampu penerang di depan layar)

blencong ibarat sebuah cahaya (wahyu) kehidupan. Tanpa adanya blencong, wayang pun tidak bisa dimainkan sekalipun wayang sudah menancap di atas kelir.

ini pengibaratan dari jiwa dan raga dari makhluk , bahwa makhluk takkan bisa hidup tanpa adanya cahaya, Dan cahaya (wahyu) kehidupan hanyalah milik sang maha pencipta ( Allah)

Pethi (kotak kayu)

peti dalam wayang berfungsi untuk menyimpan wayang, baik yang belum digunakan atau pun yang sudah mati atau di gunakan.

peti ibarat sebuah kuburan bagi tokoh-tokoh yang sudah mati dan tidak dimainkan. Walaupun hidup seperti apa pun , pada akhirnya tokoh akan terkunci pada tempat gelap, sempit, dan pengap. sebelum mengkhiri percakapannya adi kusuma mengatakan semoga makin banyak anak muda yang tertarik dan melestarikan kesenian wayang kulit apalagi wayang kulit merupakan warisan budaya indonesia yang patut kita jaga dan kita lestarikan hingga anak dan cucu yang akan datang mengetahui bahwa wayang kulit adalah identitas dari berbagai macam kekayaan indonesia .

Peringati HUT Ke-77 Kemerdekaan RI Tingkat Kabupaten Indramayu

Bangodua  : Kemerdekaan Itu Hak Segala Bangsa  

dikutip dari SORANA.CO.ID – INDRAMAYU JAWA BARAT : Semangat juang untuk Bangsaku NKRI 77 Tahun yang lalu sang proklamator kemerdekaan Republik Indonesia, Bung Karno menggaungkan kalimat-kalimat luar biasa yang mampu mempersatukan, menguatkan dan memberikan kebahagiaan bagi seluruh rakyat Indonesia. Hari itu sang merah putih dikibarkan, teks proklamasi dibacakan dan mimpi segenap rakyat diwujudkan bahwa negara telah merdeka dan lepas dari belenggu para penjajah.

Demikian disampaikan Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar ketika menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia Tingkat Kabupaten Indramayu di Halaman Pendopo Indramayu, Selasa (17/8/2022).

Selama 77 tahun tentu sudah banyak perubahan yang terjadi, dimana saat ini perkembangan zaman sudah masuk ke dalam setiap aktivitas dan memengaruhi pola perilaku masyarakat. Dengan memperingati kemerdekaan Indonesia diharapkan memperkuat semangat nasionalisme dan tetap mengenang seluruh perjuangan para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari.

“Dalam perjalanan bangsa Indonesia tidak terlepas dari berbagai halangan dan rintangan termasuk pandemi Covid-19 yang kita alami selama 2 tahun. Untuk itu tetap menjaga protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi, mulai vaksinasi pertama, kedua hingga booster sehingga diharapkan mampu bangkit dari pandemi dan tetap sehat,” paparnya.

Di samping itu, diharapkan seluruh elemen bangsa dapat bersama-sama menguatkan tekad menjadikan momentum kemerdekaan Indonesia ke-77 untuk kembali pulih dan bangkit di semua lini sektor menuju pemulihan ekonomi demi kesejahteraan masyarakat.

“Sebagaimana tema HUT ke-77 Kemerdekaan RI yaitu “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”, menjadi kalimat kunci untuk memiliki langkah bersama dalam upaya-upaya pemulihan berbagai sektor kehidupan pasca pandemi Covid-19. Momentum peringatan harus menjadi semangat kita dalam melakukan hal positif demi kemajuan bersama, karena sekecil upaya yang dilakukan jika disatukan maka akan melahirkan kekuatan yang amat besar,” katanya.

Bupati Nina dalam amanatnya meminta semua perangkat daerah hingga camat dan kuwu di Kabupaten Indramayu untuk menyukseskan 10 Program Unggulan Pemerintah Kabupaten Indramayu yaitu I-Ceta, Ja-Ket, Pe-Ri, Le-Dig, Dok-maru, La-da, De-kat, Kruw-cil, A-lur, dan Bersu-Ling.“Saya menginstruksikan kepada kepala perangkat daerah, camat, kuwu, lurah dan stakeholder terkait agar menyukseskan 10 program tersebut. Hal ini tidak lain demi tercapainya cita-cita bersama menuju Indramayu lebih baik lagi,” tegasnya.

Selain itu Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam melaksanakan proses pembangunan daerah telah menuai hasil yang membanggakan tatkala berbagai penghargaan diraih berkat tangan dingin Bupati Indramayu seperti prestasi yang belum lama ini yang diraih adalah peringkat pertama kabupaten se-Indonesia yang berhasil mempertahankan komoditas pangan utama tahun 2021, produktivitas perikanan terbesar di Jawa Barat, Juara Umum Festival Literasi Jawa Barat, dan capaian penurunan stunting tertinggi di Jawa Barat.

“Prestasi terbaru yang didapat Kabupaten Indramayu adalah mendapat predikat terbaik dan menduduki peringkat pertama sebagai kabupaten/kota di Indonesia yang mampu mempertahankan komoditas pangan pada tahun 2021. Kemudian mendapat predikat sebagai kabupaten dengan kontribusi perikanan terbesar se-provinsi Jawa Barat. Selanjutnya yang tidak kalah membanggakan yaitu capaian penurunan prevalensi stunting Indramayu dari 29,12% menjadi 14,4% dan Kabupaten Indramayu juga berhasil menjadi Juara umum pada festival dan penghargaan Gerakan Literasi Nasional Gareulis Jawa Barat sekaligus Bupatinya mendapatkan penghargaan sebagai Kepala Daerah Terinspiratif se-Jawa Barat,” paparnya.

Capaian ini ungkap Bupati Nina, berkat kerjasama dan dukungan dari segenap masyarakat Indramayu dan tentunya DPRD sebagai legislatif mitra kerja Pemerintah Kabupaten Indramayu. Bupati Nina juga sangat mengapresiasi semua pihak dalam menguatkan sinergitas dalam pembangunan daerah.

Oleh karena itu, secara tulus dan mendalam, Bupati Nina mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang selalu mendukung dan turut andil dalam upaya menjadikan Kabupaten Indramayu lebih baik lagi.

Bupati Nina optimis, Kabupaten Indramayu dapat semakin berjaya di hari yang mendatang. Indramayu harus menjadi kabupaten yang mempunyai martabat dalam arti yang sesungguhnya. Indramayu harus menjadi kabupaten yang disegani dan dihormati baik dalam tatanan etika, tatanan moral, maupun hukum dan politik.“Mari wujudkan Indramayu Bermartabat dalam arti yang sesungguhnya,” pungkasnya.Source Diskominfo-(sorana.co.id )

Hut Ke 77 Tahun Kemerdekaan RI Kecamatan Bangodua Adakan Berbagai Kegiatan Lomba

 Semarak Kemerdekaan Untuk NKRI

kecamatan bangodua – Peringatan HUT RI ke-77 di tingkat Kecamatan Bangodua, Kabupaten indramayu, Jawa Barat, diwarnai lomba :Lomba kreativitas Seni PAUD dan TK.Lomba kepramukaan Tingkat Penggalang.Lomba PMT Balita dan ibu hamil.Lomba pecah plastik.Lomba Tarik tambang. Lomba balap karung.Lomba Gapoktani. Lomba karaoke pantura. Lomba Marsk PKK. Lomba Tenis meja.Lomba pawai HUT RI. Lomba Hias Gapura.Lomba Hias Tumpeng antar instansi yang ada di Kecamatan Bangodua.

Berdasarkan penilaian :TP PKK Desa Mulyasari ditetapkan sebagai pemenang  juara 2 lomba tumpeng tingkat kecamatan,  TP PKK Desa Mulyasari  juara 1 lomba Mars PKK  dan lagu bebas tingkat kecamatan,TP PKK juara 2 lomba PMT tingkat kecamatan, dan pemdes Mulyasari juara 3 lomba hias gapura tingkat kecamatan Bangodua.

 

Dalam upacara HUT RI ke-77 tingkat Kecamatan Bangodua di halaman Kantor Camat Bangodua.Camat Bangodua Raden Mas Wahyu Adhiwijaya S.STP M.Si. menyerahkan langsung piala ke Kepala Desa Mulyasari dan TP PKK Desa Mulyasari. Rabu (17/082022).

Kepala Desa Mulyasari Kasnita mengatakan tentunya kita apresiasi atas raihan juara 2 lomba tumpeng tingkat kecamatan,  TP PKK desa mulyasari  juara 1 lomba Mars PKK  dan lagu bebas tingkat kecamatan.TP PKK Desa Mulyasari juara 2 lomba PMT tingkat kecamatan, dan pemdes Mulyasari juara 3 lomba hias gapura tingkat kecamatan BangoduaPemdes Mulyasari ucapan terimakasihnya yang selama ini telah menunjukkan eksisnya di Desa Mulyasari dan berharap Raihan juara ini akan terus dijaga serta dijadikan motivasi untuk menjaga kebersamaan kita . ( bangodua.indramayukab.go.id )

PEDULI MASYARAKAT KURANG MAMPU , PEMKAB INDRAMAYU MENGADAKAN KHITANAN MASAL

KECAMATAN BANGODUA – Dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar khitanan massal sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Camat RM.WAHYU ADHIWIJAYA ,S.STP.,M.Si membawa warga masyarakat kecamatan untuk khitanan masal yang diselenggarakan oleh pemkab indramayu .

Kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Indramayu tersebut diikuti oleh sebanyak 77 anak yang dari 31 kecamatan di Indramayu, Senin (15/08/2022).

Direktur RSUD Indramayu dr. Deden Bonni Koswara mengatakan bahwa kegiatan tersebut terselenggara atas gagasan dari Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar serta kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Indramayu dengan berbagai stakeholder lainnya seperti Dinas Kesehatan, RSUD Indramayu, Baznas Indramayu, Inspektorat Indramayu serta para camat se-Kabupaten Indramayu.

“Kegiatan ini dilakukan untuk menyemarakkan 17 Agustus tentang Hari Kemerdekaan. Kita juga membantu masyarakat, terutama masyarakat yang tidak mampu supaya anak-anaknya dapat dikhitan dengan gratis oleh pemerintah Kabupaten Indramayu. Dan semua ini digagas idenya oleh Ibu Bupati langsung dimana pelaksanaannya dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Indramayu bersama-sama dengan stakeholder lainnya,” katanya.

Dalam sambutannya, Bupati Nina menyampaikan ucapan terimakasih kepada berbagai pihak yang telah hadir dan bersama-sama menyukseskan kegiatan khitanan massal serta mendoakan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut semoga diberikan keberkahan.

“Saya mengucapkan terima kasih ke Pak Kadinkes dr, Wawan, Direktur RSUD dr. Deden, Pak Jajang serta para camat. Terima kasih juga untuk para dokter dan perawat semuanya. Pokoknya berkah untuk anak-anak semua dan berkah untuk orang tua semuanya,” ungkapnya.

Bupati Nina juga menambahkan, bahwa kegiatan hari ini berjalan lancar walaupun ada beberapa anak yang tidak jadi disunat karena ketakutan.

“Alhamdulillah kegiatannya berjalan lancar, walaupun dari 77 anak ada 9 anak yang tidak jadi disunat karena takut, tapi tidak apa-apa,” tambahnya.

Tidak hanya menyelenggarakan khitanan massal, Bupati Nina juga memberikan bingkisan untuk anak-anak yang dikhitan serta menyediakan stand makanan untuk dinikmati sambil beristirahat setelah prosesi khitanan.

Di akhir sambutannya Bupati Nina juga berpesan kepada seluruh anak-anak yang dikhitan hari ini untuk terus meningkatkan ibadah.

“Sekarang semuanya sudah dikhitan. Semoga semuanya cepat sembuh, terus sehat, terus sudah masuk baligh jadi harus rajin ibadah,” harapnya. (Fikri/MTQ – Tim Publikasi Diskominfo Indramayu)

Camat Bangodua Adakan Lomba Dan Pawai Meriahkan HUT RI 77 Tahun

Tunjukkan Semangat Juang Pada Generasi Muda

dikutip dari SORANA.CO.ID –  INDRAMAYU JAWA  BARAT:Menyambut Hari  Ulang Tahun Kemerdekaan RI yang ke – 77 pada tanggal 17 Agustus 2022. Berbagai kegiatan pun ditampilkan.hari ini sabtu, 13 Agustus 2022  Kecamatan Bangodua Kabupaten Indramayu Jawa  Barat Adakan  lomba kreativitas seni, Paawai Karnaval Tingkat Paud dan Taman Kanak-kanak (TK).Ribuan siswa/siswi sekolah PAUD dan TK dengan berpakaian tradisional daerah dan TNI/POLRI dengan membawa bendera merah putih sebagai wujud kecintaan terhadap NKRI.

Panitia melepas seluruh Peserta Karnaval di Tempat Star depan Kantor UPTD pendidikan kecamatan Bangodua kemudian berjalan melewati rute yang telah di atur panitia hingga finish di depan kantor Camat Bangodua.Kegiatan HUT RI Ke – 77 Tahun ini tampak meriah,para orang tua siswa berlomba merias Putra dan putri nya dengan menggunakan atribut polisi,tentara dan busana adat yang ada di Indonesia.

Camat Bangodua Raden Mas Wahyu Adhiwijaya S.STP.M.SI saat di jumpai  oleh Wartawan  SORANA.CO.ID menyampaikan bahwa lomba kreativitas seni,  dan Pawai Karnaval Tingkat Paud dan Taman Kanak-kanak (TK).ini bertujuan untuk mengingat para pejuang dan pahlawan yang gugur di Medan perang merebut kemerdekaan Indonesia.

Camat Bangodua juga sangat berterima kasih dengan adanya kebersamaan gotong royong sehingga bisa menyemarakan HUT kemerdekaan RI ke – 77 meski di tingkat Paud dan TK.” Anak diusia dini ingatannya yang sangat kuat,betapa beratnya perjuangan,selain itu juga untuk memupuk rasa persatuan dan kesatuan antar warga masyarakat, Melalui lomba kreativitas seni,

Pawai Karnaval Jalan ini Anak – anak bisa menanamkan nalai nilai Perjuangan dan Nasionalisme bagi Anak-anak usia Dini.ujar Camat Bangodua.Selanjutnya, kata dia, Adapun kegiatan yang dilaksananakan tahun ini diantaranya perlomban. Hari Sabtu 13 agustus Lomba kreativitas Seni PAUD dan TK.Hari Minggu 14 Agustus Lomba kepramukaan Tingkat Penggalang.

Hari Senin 15 Agustus Lomba PMT Balita dan ibu hamil, Lomba pecah plastik.  Lomba Tarik tambang. Lomba balap karung. Lomba Gapoktani. Lomba karaoke pantura. Hari Selasa 16 Agustus. Lomba Marsk PKK. Lomba Tenis meja. Lomba pawai HUT RI. Lomba Hias Gapura. Rabu 17 Agustus Lomba Hias Tumpeng. (res/prapto//sorana.co.id)